Wednesday, May 25, 2016

5 PASUKAN ELIT INDONESIA YANG MENAKUTKAN

KERTAS KOSONG - Film action yang mempertontonkan pasukan khusus yang sangat hebat dari negara-negara lain di dunia. Ternyata pasukan hebat seperti itu tidak hanya ada di luar negeri saja, di Indonesia juga terdapat beberapa pasukan yang tidak kalah hebatnya. Pasukan yang berasal dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) ini dibentuk dari pelatihan yang keras yang menjadikannya sebagai pasukan elite yang cukup disegani di dunia. Bahkan teknik pelatihan tentara Indonesia ini pun ditakuti dunia karena kengeriannya. Pasukan apa sajakah itu? Berikut informasinya.


Pasukan Baret Merah Kopassus

Komando Pasukan Khusus atau yang lebih terkenal dengan nama Kopassus merupakan bagian dari Komando Utama (KOTAMA) tempur yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat, Indonesia. Kopassus memiliki kemampuan khusus seperti bergerak cepat di setiap medan, menembak dengan tepat, pengintaian, dan anti teror. Selain lihai dalam penggunaan senjata api, anggota Kopassus juga sangat terampil dalam penggunaan senjata tajam seperti kapak ataupun pisau. Pasukan baret merah ini mempunyai prinsip dalam setiap operasinya, yaitu jika peluru habis, maka bertempurlah dengan pisau, jika pisau sudah tidak ada maka bertempurlah dengan tangan kosong. Hal tersebut membuat pasukan ini harus menguasai beragam seni dalam pertempuran. Pasukan yang memiliki moto berani, benar, dan berhasil ini telah melakukan berbagai macam operasi militer sejak dibentuk pada tahun 1952, diantaranya adalah operasi penumpasan DI/TII, operasi militer PRRI/Permesta, Operasi Trikora, Operasi Dwikora, penumpasan G30S/PKI, Pepera di Irian Barat, Operasi Seroja di Timor Timur, operasi pembebasan sandera di Bandara Don Muang-Thailand (Woyla), Operasi GPK di Aceh, operasi pembebasan sandera di Mapenduma, operasi pembebasan sandera perompak Somalia, serta berbagai operasi militer lainnya 

Pasukan Tontaipur

Pernah menonton film tentang ninja? Salah satu keahlian dari para ninja adalah bisa bertahan di dalam air dengan hanya mengandalkan sebilah bambu saja. Ternyata pasukan khusus di Indonesia ada yang memiliki kemampuan seperti itu. Pasukan Peleton Intai Tempur atau yang sering disebut Tontaipur dapat bertahan dan melakukan pernafasan di dalam air hanya berbekal sebilah bambu saja. Pasukan yang merupakan pasukan berkualifikasi khusus Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat ini di bawah pembinaan Batalyon Intelijen Kostrad dan dalam pengoperasian dibawah kendali Panglima Kostrad. Kemampuan bertempur pasukan Tontaipur di dalam air ini sangat sulit untuk diketahui oleh musuh yang berada di daratan. Dengan gerakan senyap, para prajurit ini pun akan melakukan serangan mendadak ke pertahanan musuh. Para prajurit ini pun bisa bergerak jauh ke daerah musuh untuk melakukan pengintaian. Selain itu pasukan yang terbentuk pada tahun 2001 ini mempunyai kemampuan operasi sekaligus di tiga matra, yaitu darat, laut, dan udara.


Pasukan Kostrad

 salah satu Komando Utama (KOTAMA) yang dimiliki TNI Angkatan Darat yang cukup terkenal dengan prajurit-prajurit hebatnya adalah Kostrad. Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat yang terbentuk pada tahun1961 ini memiliki memiliki jumlah pasukan yang dirahasiakan dan selalu siap untuk beroperasi atas perintah Panglima TNI kapan saja. Para prajurit Kostrad dilatih agar bisa menyusuo ke daerah musuh kapanpun dimanapun tanpa diketahui. Salah satu teknik yang cukup terkenal dari pasukan ini adalah teknik renang rintis. Teknik ini merupakan teknik renang jarak jauh tanpa adanya percikan air dan gelembung udara, air disekitar perenang seolah-olah senyap tanpa adanya aktifitas apapun. Dan hebatnya lagi, saat melakukan renang rintis pasukan Kostrad menggunakan pakaian PDL (Pakaian Dinas Lapangan) lengkap dengan ransel, helm dan senjata. Bagaimana teman? Luar biasa bukan.

Pasukan Kopaska

Selain TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut juga mempunyai sebuah pasukan khusus yang sangat disegani. Pasukan tersebut adalah Kopaska (Komando Pasukan Katak). Pasukan yang aktif pada 31 Maret 1962 oleh Presiden Soekarno ini dibentuk untuk mendukung kegiatan militer di Irian Jaya yang kala itu sedang bergejolak. Pasukan Kopaska ini mempunyai semboyan "Tan Hana Wighna Tan Sirna" yang berarti "tak ada rintangan yang tak dapat diatasi". Semboyan tersebut tentunya berbanding lurus dengan kualitas dari pasukan katak ini. Salah satu rangkaian pelatihan yang sangat terkenal dan terberat dari Kopaska ini adalah Hellweek. Rangkaian dari pelatihan Hellweek mengharuskan anggota pasukan khusus ini harus bisa makan nasi Komando yang merupakan hasil blenderan dari nasi, lauk pauk, telur mentah, minyak ikan dan terasi. Kemudian dilanjutkan dengan latihan menyelam selama berjam-jam, hebatnya latihan menyelam ini bukan menyelam biasa seperti orang kebanyakan. Para prajurit Kopaska dilatih untuk menyelam dalam keadaan sedang diikat tali. Dalam latihan ini tidak ada paksaan sama sekali, jika tidak kuat menjalani latihan tersebut, prajurit dipersilahkan untuk  berhenti.

Pasukan Korpaskhasau

TNI Angkatan Udara juga mempunyai pasukan khusus yang tidak kalah hebatnya dengan yang dimiliki TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Darat. Pasukan tersebut adalah Korps Pasukan Khas TNI Angkatan Udara (disingkat Korpaskhasau, Paskhas atau sebutan lainnya Baret Jingga). Hampir sama dengan Pasukan Tontaipur, Korpaskhasau juga menguasai medan operasi 3 matra, sehingga siap bertempur dalam segala medan jika diperlukan. Dalam operasinya, tugas dan tanggungjawab Paskhas lebih ditujukan untuk merebut dan mempertahankan pangkalan udara dari serangan musuh, untuk selanjutnya menyiapkan bagi pendaratan pesawat kawan. Kemampuan ini disebut dengan Operasi Pembentukan dan Pengoperasian Pangkalan Udara Depan (OP3UD). Pasukan yang sebelumnya bernama Kopasgat, Komando Pasukan Gerak Cepat ini dirancang untuk dapat bergerak lebih cepat lebih senyap dari semua komando yang ada. Latihan rutin yang mereka lakukan adalah harus bisa mempertahankan kecepatan lari  100m dibawah 13 detik.  

Sumber : anehtapinyata.net
 

No comments:

Post a Comment