Friday, May 20, 2016

5 PULAU TERLARANG SANGAT MISTERIUS

KERTAS KOSONG - Kita bisa pergi ke tempat mana pun yang diinginkan jika memiliki cukup keinginan dan uang. Tapi ada beberapa tempat di bumi yang benar-benar terlarang. Tak satu pun turis bisa menginjakkan kaki di sana.
Dilansir dari Brightside.me, ada beberapa tempat misterius di dunia yang tidak pernah dikunjungi turis. Ada banyak penyebab mengapa tempat-tempat ini begitu terlarang dan tersembunyi. Berikut ulasannya.

Pulau Surtsey

Sebab pelarangan: eksperimen ilmiah

Pada tahun 1963, di perairan Islandia, gunung berapi bawah laut meletus dan dalam waktu singkat pulau baru seluas 2,7 kilometer persegi terbentuk. Peristiwa itu kemudian mendapat perhatian dari banyak ilmuwan di berbagai negara karena menjadi contoh luar biasa dari formasi pulau dan awal kehidupan baru. Sejak saat itu, pulau tersebut dinamai Surtsey, sesuai dengan karakter mitologi Surtr yang merupakan pemimpin raksasa api. Hingga kini pulau tersebut hanya dibuka untuk melayani penelitian ilmiah dan tertutup bagi wisatawan.

Ilha da Queimada Grande
Sebab pelarangan: habitat ular berbisa


Ilha da Queimada Grande yang terletak 35 km dari Pantai Brasil, tampak seperti surga yang nyata. Namun memasuki pulau ini berarti Anda mempertaruhkan hidup Anda. Karena pulau ini penuh dengan ular berbisa. Dengan luas 0,43 kilometer persegi, Ilha da Queimada Grande memiliki populasi ular sekitar 4.000 ekor. Yang paling berbahaya dari mereka adalah jenis Bothrops insularis atau Golden Lancehead. Jenis ular ini memiliki racun lima kali lebih kuat dari ular berbisa lainnya. Saat menggigit, kematian akan langsung terjadi. Itu sebabnya pemerintah Brasil melarang siapapun mengunjungi tempat berjuluk Pulau Ular ini.

Pulau Sentinel Utara
Sebab pelarangan: agresi Aborigin


Salah satu dari Kepulauan Andaman di Teluk Benggala adalah rumah bagi suku pribumi Sentinelese berbahaya. Mereka menghindari kontak dengan peradaban dan keras menahan gangguan apapun dari luar.
Menurut para ilmuwan, kaum pribumi ini menghabiskan sampai 60.000 tahun dalam isolasi dari peradaban manusia. Orang-orang ini secara aktif mempertahakan wilayah mereka. Pada tahun 2004, mereka bahkan pernah menembak sebuah helikopter pemerintah India dengan panah, yang terbang di atas pulau itu.
Korban terbaru mereka adalah beberapa nelayan yang hilang. Karena alasan inilah pemerintah India meminta warga untuk menjauh dari orang-orang Sentinelese dan tanah mereka.

Ise Grand Shrine, Jepang
Sebab pelarangan: hanya untuk kaum elit


Di Jepang, kuil yang paling penting adalah Kompleks Kuil Ise Jingu. Kuil utama dikelilingi oleh pagar kayu tinggi. Hanya orang berpangkat tinggi, pemuka agama dan anggota keluarga kekaisaran yang diperbolehkan masuk ke dalam.
Sampai tahun 1945, Ise adalah tempat yang sulit untuk diakses. Kuil ini dipisahkan dari dunia luar oleh Sungai Miyagawa yang melambangkan perbatasan tanah biasa dengan tanah suci. Biksu-biksu di sini dilarang keras untuk menyeberangi sungai karena diyakini akan melanggar kesucian tempat ini dan menyebabkan bencana atau kesulitan di seluruh Jepang.

Pulau Gruinard
Sebab pelarangan: pengujian senjata biologis



Pada tahun 1942, pemerintah Inggris membeli Pulau Gruinard di Skotlandia untuk menguji senjata biologis, khususnya pengujian Anthrax. Selama percobaan, ditemukan fakta bahwa Anthrax telah mencemari wilayah tersebut untuk jangka waktu yang panjang, menyebabkan kematian penduduk hingga 95 persen.
Sampai pada tahun 1980-an, pulau tersebut menjadi salah satu tempat paling mematikan di planet ini. Pada tahun 1986, para ilmuwan mulai melakukan pembersihan pulau dan tempat ini mulai dinyatakan aman pada tahun 1990.
Namun belum ada satupun orang yang berani menetap di sana. Para ahli memperingatkan bahwa spora Anthrax masih berada di pulai itu, yang berarti bahwa Pulau Gruinard tak layak dihuni untuk ratusan tahun ke depan.

Sumber : dream.co.id





No comments:

Post a Comment