Sunday, May 22, 2016

MESUT OZIL KEMBALIKAN SENYUMAN ANAK-ANAK DI SURIAH


KERTAS KOSONG - Libur kompetisi dimanfaatkan oleh pemain Arsenal, Mesut Ozil, untuk mendatangi para pengungsi Suriah di kamp Zaatari, Yordania. Pemain Muslim itu menghibur anak-anak di kamp pengungsian tersebut.

Daily Star, Jumat 20 Mei 2016, pemain Timnas Jerman ini bermain bola dengan pengungsi anak-anak. Dia juga bernyanyi dan memberikan hadiah kaos bola kepada anak-anak yang tengah terusir dari negaranya itu.

Kamp Zaatari terletak 80 kilometer di sebelah utara Ibukota Yordania, Amman. Di lokasi itu, ada 80.000 pengungsi asal Suriah. Mereka menyelamatkan diri dari perang saudara yang mengoyak negaranya.

Ozil bertandang ke Yordania atas undangan Pangeran Ali, saudara King Abdullah II. Ali baru saja gagal menjadi presiden FIFA. Dan pekan lalu, Ozil menyaksikan kehidupan anak-anak pengungsi di kamp Zaatari itu dengan penuh haru.

Abdul Raouf Khaled, salah satu bocah yang turut bermain bersama Ozil mengaku sangat senang. "Aku belajar beberapa gerakan darinya dan ini pertama kali aku bermain dengan bintang terkenal seperti dia dan aku berharap menjadi bintang seperti dia," kata Khaled.

Pangeran Ali mengaku sengaja mengundang Ozil untuk anak-anak itu. Dia menilai pemain bola berdarah Turki ini menjadi inspirasi banyak orang.

"Saya melihat dengan mata saya sendiri bagaimana sepak bola dapat menjadi kekuatan positif bagi anak-anak muda," kata Ali. 

No comments:

Post a Comment